7 Tips Sukses Mengajak Siswa Belajar Literasi dan Numerasi untuk Kesuksesan AKM

Momok menakutkan UN kini telah tergantikan oleh AKM. Terbitnya kebijakan baru ini membuat semua pihak menyisakan banyak tenaga dan waktu untuk mempelajari dan memperkenalkan AKM dan komponennya, yakni literasi dan numerasi. Pengenalan serta pelaksanaan sesuatu yang masih terbilang baru cukup memakan waktu & usaha. Maka, Anda harus bekerja ekstra untuk mengajak siswa agar selalu mengikuti alur dan menerapkan konsep pembelajaran literasi numerasi.

Cobalah melakukan tips berikut untuk mempermudah tugas Anda dalam mengajak siswa untuk mempelahari keterampilan tersebut!

Menanamkan Pikiran yang Positif

Selain orang tua, guru juga sangat berperan untuk menanamkan pikiran yang positif pada siswa terutama selama menempuh pendidikan. Cara ini pun berlaku juga untuk program AKM. Artinya, guru harus menguatkan pemikiran positif anak saat akan menghadapi uji kompetensi literasi dan numerasi.

Dulu, siswa akan merasa cemas saat akan berhadapan dengan Ujian Nasional. Tapi, sekarang AKM telah menggeser posisi UN. Maka, ini adalah kesempatan terbaik bagi Anda untuk meyakinkan anak bahwa AKM bukanlah sesuatu yang menakutkan layaknya UN.

Ketika pemikiran tersebut sudah tertanam dengan kuat, maka anak akan lebih percaya diri untuk menghadapinya. Sehingga, proses berlangsung dengan mudah tanpa suatu kendala. Kenapa? Karena kepercayaan diri itulah, siswa akan semakin giat belajar dan semua berjalan lancar.

Hindari Kebiasaan Mendikte

Anda boleh mengajak tapi bukan untuk memerintah atau mendikte. Anak cenderung akan menolak perintah apalagi tanpa arahan yang jelas. Maka, Anda bisa mengajaknya dengan cara lain. Bentuklah sesuatu yang menumbuhkan inisiatif siswa, dampingi, dan percayakan semua padanya. Dengan begitu, mood anak akan tetap terjaga selama proses belajar.

Membentuk Tantangan

Siapapun, termasuk anak/remaja akan menyukai tantangan dan bukan ancaman. Jika Anda berharap siswa memiliki pemahaman yang bagus terkait materi literasi dan numerasi, maka bentuklah sebuah challange yang akan menumbuhkan power siswa untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Memberikan Reward

Semua langkah punya kelebihan juga kekurangan begitu pula dengan sistem reward. Anak bisa saja patah semangat saat Anda tidak lagi bisa memberikan hadiah sebagai reward. Namun, dalam hal ini, Anda harus bisa menekankan pada siswa bahwa reward tak harus berupa benda. Ada sesuatu yang lebih berharga sebagai bentuk reward, yakni apresiasi. Jadi, apapun bentuknya, pastikan Anda telah meyakinkan siswa bahwa semua reward bertujuan sama yakni sebagai bentuk suatu kebanggaan atas ketercapaiannya dalam AKM.

Berkoordinasi dengan Orang Tua

Seringkali guru melupakan langkah ini padahal dampaknya sangat dahsyat untuk kebaikan siswa. Dalam pembelajaran literasi dan numerasi, Anda pun bisa berkoordinasi dengan orang tua terkait cara belajar dan perkembangan siswa. Dengan begitu, Anda akan mendapat kemudahan dalam program evaluasi pembelajaran.

Pendampingan

Meski siswa tersebut sudah berusia remaja, Anda tetap wajib mendampinginya dalam pembelajaran apalagi jika masih masa Sekolah Dasar. Yang dimaksud mendampingi di sini bukan untuk mengawasi dan menghakimi, tapi, Anda adalah teman berbagi dimana siswa bisa bertanya dan berpendapat saat pembelajaran. Bahkan ketika Mereka berbuat kesalahan, Anda wajib mengarahkan agar siswa bisa menyadari dan memperbaikinya.

Menanamkan Rasa Percaya Diri dan Tanggung Jawab

Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan percaya diri saat semua pihak termasuk guru mempercayainya. Maka, Anda bisa mempercayakan siswa untuk melaksanakan latihan literasi numerasi tanpa ragu atau khawatir Mereka tidak bisa. Dengan begitu, siswa akan merasa dihargai dan akan berusaha semaksimal mungkin. Sekalipun terjadi kesalahan, siswa akan berusaha mendapatkan solusinya.

Itulah beberapa tips sukses untuk menggerakkan minat siswa terhadap pembelajaran literasi dan numerasi. Sehingga, siswa akan siap menghadapi AKM tanpa ada keraguan. Give it try!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *